Financial Contemplation

Financial contemplation is a process that can help people improve their financial management by reducing the likelihood of avoiding debt-related information and improving expenditure estimates.

Akhir tahun seperti ini adalah waktu yang tepat untuk berhenti sejenak, menarik nafas dan merenungkan. Tentang segala hal yang terjadi selama satu tahun terakhir ini.

Melihat kembali di tahun 2024 ini, I can honestly say it was a year of both triumphs and challenges for our family. Selain kami bisa menabung dan juga staycation, kami menghadapi beberapa hal yang cukup threw a wrench in our family budget. Bagiku, disini jadi terlihat pentingnya refleksi keuangan.

Financial contemplation is not only reviewing numbers – ini tentang memahami cerita keuangan keluarga, merayakan progress, belajar dari kesulitan atau hambatan yang pernah terjadi dan tentu saja merencanakan keuangan di tahun baru yang lebih aman dan penuh tujuan. Pengalaman – pengalaman yang terjadi, baik itu positif dan negatif, menjadikan pelajaran yang amat berharga. Untuk pasutri, ini saat yang tepat untuk menyamakan visi finansial keluarga di tahun mendatang.

Duduk bersama dan ber- refleksi mengenai keuangan keluarga selama satu tahun bukan tentang rasa malu atau bersalah, namun lebih memahami tentang kekuatan dan kendali. Dengan menyadari posisi keuangan keluarga, kedepannya bisa lebih mengambil langkah bijak. Harapannya, tentu saja keuangan keluarga menjadi lebih baik. Baik itu dana darurat, investasi ataupun mungkin daily cashflow.

Jadi, apa saja yang harus dilakukan untuk Financial Contemplation?

  1. Review your Income, Expenses and Savings
    Memahami posisi keuangan sangatlah penting. Jadi, luangkan waktu untuk mengumpulkan petunjuk tentang :
    Income ( Hitung semua sumber pendapatan tahun ini. Bisa dari active income, side hustle dan juga passive income lainnya)
    Expenses (Kategorikan pengeluaran sehingga bisa terlihat kebiasaan pengeluaran setiap waktunya)
    Savings (Sudah berapa banyak yang ditabung saat ini? Termasuk dana darurat, deposito, emas, saham atau sbn, dan lain lain)

    The numbers don’t lie. Periksa laporan keuangan, rekening, laporan kartu kredit juga aplikasi yang disubscribe setiap tahunnya. Melihat semuanya secara jelas dalam bentuk angka akan membantu memahami kebiasaan keuangan. Review kembali subsciption di hape. Masih perlu? atau malah sudah tidak pernah dipakai selama satu tahun?

    Untuk memudahkan tracking expenses, bisa menggunakan aplikasi. Aplikasi yang saya gunakan adalah Money Manager (bisa didownload dari Android maupun Apple)
  2. Turn your Vision into a Financial Reality
    Setelah tau gambaran pendapatan – pengeluaran dan tabungan, saatnya mapping! Mulai mencari penyebab – penyebab pengeluaran yang boncos dan alasan – alasan mengenai spending habit.
    Ini penting sekali karena hubungannya dengan mindset dan lifestyle masing masing individu.

    Once done, tentukan arah tujuan pengeluaran
    Tujuan pengeluaran ini bervariasi bisa jangka pendek yang digunakan untuk liburan atau membeli peralatan rumah tangga, atau jangka menengah yang digunakan untuk menabung melunasi hutang, dp rumah, atau bahkan investasi.

    Dengan menyelaraskan tujuan keuangan dengan visi hidup, ini bisa membuat hidup menjadi lebih berarti. Seperti menterjemahkan mimpi-mimpi besar menjadi target-target finansial yang konkret. Melalui perencanaan keuangan yang matang, kita tidak hanya menabung untuk masa depan, tetapi juga mewujudkan kehidupan yang selalu kita mimpikan.

    Keuangan bukanlah sekadar angka-angka. Ini adalah cerminan dari nilai-nilai dan aspirasi kita. Pastikan setiap keputusan finansial yang dibuat selaras dengan visi jangka panjang. Dengan begitu, uang tidak hanya menjadi alat untuk memenuhi kebutuhan, tetapi juga menjadi sarana untuk menciptakan kehidupan yang lebih bermakna.
  3. Take Control: Budget and Track Your Expenses
    Mengontrol anggaran tidak harus menjadi kegiatan yang membosankan. Menjaganya agar tetap sederhana dan tidak terlalu rumit membuat kita nyaman dalam tracking our expenses.

    Menetapkan tujuan yang realistis dan dapat dicapai akan memotivasi kita dalam menabung. Biasanya, aku juga mengotomasikan tabunganku. Supaya semua lebih mudah dan do-able. Kalau hal ini masuknya ke Tabungan berjangka, berencana atau deposito sih. Tapi sejak digital mobile menjamur dimana – mana. Kita bisa memilih mau menabung dengan cara apa dan rasio berapa dengan lebih mudah. Saat ini, pilihan menabung mudahku menggunakan aplikasi blu digital banking bca. Bisa banget klik disini. Boleh dimasukkan kode ANISTIMMMJ.

Sembari diingat bahwa membangun fondasi keuangan adalah sebuah journey dan bukan destination. Beriringnya waktu, akan mendapatkan cara yang tepat dan pas untuk diri sendiri bagaimana cara mengelola keuangan.

Oya, silakan komen dibawah ini pengalaman kalian, juga mungkin tools yang kalian gunakan untuk track your expenses. Let’s learn from each other!

Remember to celebrate your small progress especially in the financial area! I hope that 2025 will be a year where you feel more confident in whatever financial decisions you make so you can achieve whatever you want to achieve in life.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.