Decluttering 2024 untuk 2025 yang Lebih Baik Lagi!

de·clut·ter
/ˌdēˈklədər/
verb
remove unnecessary items from (an untidy or overcrowded place).
“There’s no better time to declutter your home”

Mendekati tahun yang baru, saatnya merenungkan bahwa penting sekali memberikan ruang bagi diri sendiri. Not just physically, but emotionally and mentally, too. Kenapa? karena kita bisa melihat pencapaian kita sembari mencari area untuk bertumbuh. Life has a beautiful way of teaching us that holding on to things—old habits, toxic relationships, negativity, limiting belief and clutter—can weigh us down. Dan, melepaskan tidak hanya tentang kehilangan. Melepaskan adalah tindakan cinta pada diri sendiri, memberi ruang untuk bertumbuh dan melangkah pasti untuk menjadi lebih baik.

Memberikan ruang yang baru seperti membersihkan rumah. Coba bayangkan sebuah Lemari. Laci lemari yang berisi banyak barang dan lemari yang penuh bisa membuat kita kesulitan menemukan apa yang dibutuhkan. Perasaan ini juga sama halnya dengan ruang emosional yang kita miliki.
Sama seperti mengumpulkan barang dari waktu ke waktu, kita juga mengumpulkan kebiasaan, hubungan dan pola pikir yang mungkin tidak lagi sejalan dengan perjalanan atau impian kita.
Hal – hal inilah yang perlu dilepaskan – old habits, toxic relationships, negativity, limiting belief and clutter – sehingga kita menciptakan space atau ruang.

Nah, kenapa sih declutter itu penting ?
Ketika kita melepaskan beban masa lalu, kita sedang menciptakan ruang untuk pertumbuhan dimana kita bisa menerima pengalaman, peluang dan hubungan yang baru. Seiring dengan itu pikiran kita menjadi semakin jernih. Dengan pikiran yang jernih, kita bisa merasakan kedamaian. Menjadi lebih sadar akan keinginan sejati kita dan dapat membuat pilihan yang selaras dengan nilai – nilai kita.
Dengan melepaskan – kekhawatiran, kecemasan dan juga emosi negatif – stress juga semakin berkurang. Berkurangnya stress bisa meningkatkan energi sehingga kita juga bisa lebih berkegiatan dengan lebih positif.

Mulai dari mana?
Paling gampang adalah memulainya dari Physical Decluttering. Ingat dong quotesnya Albert Einstein yang terkenal itu : ‘If a cluttered desk is a sign of a cluttered mind, of what, then, is an empty desk a sign?’ Tapi, kita sedang tidak berbicara an empty mind yaaa… Talking about cluttered.
Nah, kita bisa mulai dari sini. Start by decluttering your physical space. Donasikan pakaian, buku dan barang rumah tangga yang sudah tidak spark the joy (meminjam istilah Marie Kondo). A tidy environment reflects a tidy mind.

Selanjutnya Emotional Decluttering. Cobalah memulai dari mengidentifikasi segala sesuatu yang sudah tidak lagi bermanfaat. Buatku, menulis jurnal adalah cara yang ampuh untuk emotional decluttering ini.
Selain jurnal, Kelas TAT alm. Reza Gunawan tahun 2018 jmengajarkanku tentang practice forgiveness. Cara ini juga terbukti efektif untuk melakukan emotional decluttering ini. Tidak kalah penting untuk emotional decluttering ini adalah setting boundaries – belajar mengatakan ‘tidak’ pada hal – hal yang menguras energi dan yang tidak sejalan dengan nilai – nilai yang kita miliki.

Ketika kita terus menumpuk kebimbangan, kekacauan, atau perasaan yang tidak kita sadari, kita akan kesulitan untuk berpikir jernih. Mental clarity memungkinkan kita untuk lebih fokus, membuat keputusan dengan bijak, dan berhubungan dengan intuisi kita. Sehingga tentu saja, kita menjadi lebih tenang. Mindfulness meditation adalah salah satu praktik yang membantuku mendapatkan mental clarity ini.

Mindfulness meditation adalah praktik memperhatikan saat ini – kini tanpa menghakimi. Ini melibatkan mengamati pikiran, perasaan, dan sensasi saat ini – kini tanpa terjebak di dalamnya.
Meditasi yang aku lakukan biasanya hanya memakan waktu 5 menit tiap harinya. Berfokus pada nafas —sambil merasakan udara masuk dan keluar dari hidung dan mulut. Lambat laun, praktik ini membantuku merasa lebih tenang dan lebih hadir setiap harinya.
Mindfulness bukan tentang memiliki pikiran yang kosong dan sempurna. Ini tentang mengamati tanpa menghakimi dan belajar melepaskan kekacauan tersebut perlahan-lahan – decluttering your mind.

Bagaimana cara mulai meditasi?
Fokuslah pada nafas.
Duduk dengan nyaman dengan tulang belakang lurus.
Tutup mata dengan lembut dan fokus pada nafas saat inhale dan exhale.
Cobalah dengan hitungan ini :
Inhale – 4 hitungan
Hold – 2 hitungan
Exhale – 6 hitungan
Selama 5 menit.

*) Protips : Bisa sambil mendengarkan spotify atau youtube untuk musik musik yang mengiringi meditasi.
Dan, buat kamu yang ngerasa bakalan cape banget di lantai, bisa cobain ini deh. Supaya tetap nyaman dan punggung juga bisa lurus.

Melepaskan adalah proses yang berkelanjutan. Tidak selalu mudah, tetapi hasilnya luar biasa.
Dengan lebih mindful terhadap hidup, kita dapat menciptakan keadaan yang lebih damai, bahagia, dan memuaskan. Remember, you are allowed to let go. You are allowed to release what no longer brings you joy, what no longer serves you, and what has kept you stuck. You are worthy of space—physical, emotional, and mental.

I hope you step into 2025 with fresh energy!

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.