Gratitude makes sense of our past, brings peace for today, and creates a vision for tomorrow
– Melody Beattie
Hal – hal sederhana sering kali menjadikan pelajaran yang berharga.
Sering kali dalam kita menghadapi keseharian dimana terdapat tanggung jawab keluarga, personal dreams, juga tekanan kehidupan yang datang silih berganti, Kadang kita jadii terjebak dalam sebuah pusaran tentang hal – hal yang tidak kita miliki, yang belum kita capai atau juga perasaan bahwa rumput tetangga lebih hijau.
Gratitude is not just some fluffy, feel good notion for woo – woos and dreamers. Gratitude, atau rasa syukur, adalah kekuatan dahsyat yang tidak bisa di underestimate. Semacam sinar matahari yang menyuburkan the seeds of our desires ataupun hujan yang wash away segala keraguan dan negativity yang kita punya. Seperti itulah kekuatan pengucapan syukur. Jadi gimana nih? Sudah dijadikan kebiasaan belum? Untuk selalu bersyukur? Ah ya, ini bukan tentang toxic positivity kok. This is as simple as giving thanks.
Think about it. Ketika kita fokus pada what we lack, kita akan merasa terjebak. Bisa dibayangkan seperti hamster yang muter terus di roda tanpa ada tujuan yang pasti. Tapi, when we shift our gaze towards the abundance yang ada dalam hidup kita, disitulah transformasi besar besaran terjadi. Kita menjadi lebih berenergi, bersemangat dan dipenuhi dengan motivasi untuk mengejar our personal dreams.
Ada berbagai macam cara untuk mengucap syukur, tiga berikut ini yang paling praktis dan bisa dilakukan setiap hari ga lebih dari setengah jam. Mungkin juga ga lebih dari 15 menit. Yuks, disimak!
Gratitude Practices
- Gratitude Journal
Setiap pagi, sebelum sibuk – coba luangkan beberapa menit untuk menuliskan tiga hal yang kamu syukuri, Apa aja sih – your coffee is good, your husband’s kiss, atau sesederhana kamu bisa bangun pagi ini.
Atau, kamu juga bisa menuliskannya pada malam hari, ketika wind down your phone, dan bersiap untuk beristirahat. Tuliskan tiga hal yang kamu syukuri di hari itu.
Nah, buat kamu yang selalu bingung buat nulis apa sih di journal? Kamu bisa check link ini. - Appreciation Shower
Ini tuh bagaikan mood booster sekali. Coba luangkan waktu dalam satu hari itu untuk benar – benar menghargai seseorang dalam hidupmu. Kamu bisa saja mengirimkan pesan tulus, atau berikan pelukan hangat atau simply tell them how much they mean to you. Thank them. Melihat kebahagiaan di wajah mereka will recharge your soul too, to be more grateful tentunya. - Mindful Moment
Ambil nafas dalam dalam dan sadarilah dengan penuh kesadaran mengenai hal hal baik yang ada di sekitarmu sepanjang hari. It could be the warmth of the sun on your skin, bunga yang indah dan juga kesehatanmu. These little moments of mindfulness will weave gratitude for your day.
Kalau aku, aku senang sekali untuk pause sebentar di hari sambil menikmati seacngkir kopi yang aku siapkan sendiri, for me – it’s my mindful time, my coffee meditation time. Tidak terburu – buru dalam menyiapkan kopiku dan menikmatinya selagi hangat.
Kalau takut asam lambung naik, bisa cobain kopi yang light banget ini.



The Magic of Gratitude and Goal Setting
Jadi, gimana sih gratitude itu bisa berubah menjadi goal setting magic?
Ketika kita appreciate apa yang sudah kita miliki, sebenernya kita sedang menumbuhkan rasa keberlimpahan. Kita mulai percaya bahwa we’ve been blessed so much already, dan juga mencapai tujuan kita yang mungkin hanya masalah waktu dan usaha. Gratitude fuels our determination, washes away our self – doubt dan yang pastinya kita jadi merasa capable of anything we set our minds to.
Embrace the power of gratitude.
Remember, a grateful heart is a goal – getting heart, add it with a little self care and a sprinkle of mindfulness, you can unlock your inner strength and become the unstoppable force that achieves your dreams.
Spread those grateful vibes!