Semua Orang Bisa Berubah!

‘Every saint has a past, and every sinner has a future.’
~ Oscar Wilde ~


Betul. Semua orang bisa berubah, beri dia waktu dan kesempatan.

Ketika menuliskan ini, saya teringat betapa saya mungkin pernah menjadi orang yang sangat menyebalkan circa 2016 – 2017. Tanpa banyak orang ketahui, bahwa sebenarnya saat itupun saya juga sedang bertarung melawan pikiran-pikiran yang menyerang saya. Beruntung, masih banyak sahabat yang amat sangat super sabar yang mungkin mengenal saya lebih lama ketimbang mereka yang mengaku dekat dengan saya hanya di sekitaran waktu itu.

Waktu itu, ketika semua orang memojokkan saya, mengasingkan saya bahkan mendiamkan saya, yang saya percaya hanya satu. I did the right thing. Dan benar, saya memang melakukan pekerjaan saya dengan sesempurna mungkin. I put the highest standard, I could. Bukan karena untuk menunjukkan bahwa saya mampu, tidak. Tapi karena saya kesepian.

I would say that it could be the darkest moment in my life, when i feel all alone.
Sitting in the corner, left by people that I loved most.
Morning till evening doing my mundane works.
And all I wanted was driving home. Hoping that God would change the situation.

Suatu hari di hari ulang tahun saya di 2018, saya meminta kepadaNya untuk menunjukkan jalan keluar. Begging Him at night while crying, that i could not go on. Bayangkan saja ya, betapa solidaritas anjing itu nyata.
(Bagi yang mempertanyakan apa itu solidaritas anjing bisa baca https://anistiriris.wordpress.com/2012/11/29/solidaritas-anjing/)
Please, tahan diri banget untuk ga ber-solidaritas anjing ini ya.. karena sungguh, menyakitkan.

Satu persatu, things get unfolded. Dari mulai ikut kelas yoga regular di Salatiga, yang mana membuka kesempatan baru karena ada komunitas baru dengan vibe yang lebih baik dan tentu saja vibrant. Tidak lama sesudah mulai ikut kelas yoga, mulai terinfo mengenai self healing by Reza Gunawan. Pas banget, bulan Maret 2018 ada kelas Self healing jiwa dan raga by Reza Gunawan di Jogja, tentu saja langsung ikutan. Sejujurnya, setelah ikut kelasnya Reza Gunawan, sedikit mulai sadar untuk fokus dengan diri sendiri dan saya kemudian memutuskan untuk resign dari pekerjaan yang sudah aku lakukan selama 20 tahun terakhir. Hard choice had to be made. I understood it was not a curse, but it was a godsend.

Bisa dibilang, I change a lot. Apalagi, karena sebelum resign saya terbiasa dengan keteraturan dan kemudian, everyday is a surprise. Kegiatan saya menjadi beragam, semuanya adalah pembelajaran baru. Mulai terbuka untuk belajar banyak hal yang baru, terutama karena pandemi berlangsung, ada banyak kesempatan online personal development yang saya ikuti.


No longer seek for perfection but rather to be excellence day by day. I just want to be better every day.
And that, I realized I have changed from someone with bitterness 8 years ago to someone who loves her life and decided to live at the fullest everyday.

Saya berterima kasih kepada mereka yang mempercayai bahwa saya bisa menjadi manusia yang lebih baik setiap harinya dan tentu saja – kitapun bisa menjadi lebih baik setiap harinya.

Let’s give people a chance, to be better – day by day.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.