5 Tips Untuk Mengendalikan Procrastination

Katanya pro itu adalah orang yang ahli, jadi procrastination tentu saja adalah hal hal yang sudah dilakukan oleh para ahli … hehehehe

Procrastionation alias menunda pekerjaan itu kadang menunjukkan bahwa, ‘yaa.. yang penting kan dikerjain yaaa’ padahal sebenernya pekerjaan itu sudah terlambat dari jadwal yang harusnya dikerjakan.

Jadi, apa sih sebenernya Procrastination itu?
It is to be slow or late about doing something that should be done : to delay doing something until a later time because maybe you do not want to do it, because maybe you are lazy, or maybe something is boring.
Karena ya, kalau kita menyukai pekerjaannya, pasti akan langsung dikerjakan. Beda cerita kalau memang dari sononya emang lambreta bin malesa.

Ada nih beberapa tips supaya procrastination ini bisa tertangani dengan baik.
1. Jelas

Yes. Suatu pekerjaaan itu mesti jelas, clear, kinclong. Jelas dengan hasil yang bisa kita lihat kalau suatu pekerjaan itu selesai. Bisa juga kamu membuat SMART GOALS yang tersohor itu.
Be Specific
Be Measurable
Be Attainable
Be Relative
Be Time Bound
(Be Schedule
) – Tambahan yang ini mah…

Penjelasan lebih lanjut tentang smart goals dan sekalian templatenya silahkan klik disini .

2. Kenapa sesuatu yang harus dikerjakan itu penting buat kamu.

Ini penting banget sih. Simon sinek dalam bukunya start with why menjelaskan dengan details kenapa sesuatu itu penting untuk dilakukan atau dikerjakan. Selain itu, mencari tahu tentang kenapa juga membantu seberapa harga yang harus dibayar dan apakah keuntungannya tangible atau intangible.
Dengan mencari tahu kenapa, kita bisa berkomitmen agar api semangat tetap menyala.

3. Berhenti berkata yang negatif kepada diri sendiri

Daripada mengatakan ke diri sendiri secara negatif, coba ditanya diri sendiri. Kira kira apa sih yang hebat dari diri kamu sendiri? Nah, cobalah untuk sedikit demi sedikit menggunakan kehebatanmu untuk memulai melakukan sesuatu, semangat!

4. Teman se frekwensi.

Penting banget loh punya circle yang se frekwensi yang bisa ‘merayakan’ keberhasilan kecil, berbangga dan berbahagia bersama. Namun juga bisa memeluk, memberi semangat dan dorongan kala hati gundah. Selain itu, teman sefrekwensi juga bisa membantu untuk kita bertumbuh lebih baik. Jadi, selamat berteman baik!

5. Limit Distractions – Learn More

Sangat paham apabila distraksi terbesar di abad ini adalah social media, scrolling time dan juga membalas pesan as in saat itu juga membuat terkadang kita terdistraksi dengan apa yang saat ini sedang dikerjakan. Oleh karenanya, kesadaran saat ini – kini, mutlak diperlukan. Alias, mindfulness.

Dari 5 tips di atas tadi, penting sekali untuk memulainya dari kesadaran diri sendiri, alias awareness.
Ini bisa dilakukan dengan mencari mana yang paling penting dilakukan dulu atau yang jadi prioritas. Dan tentu saja sambil diingat bahwa pekerjaan itu dilakukan satu – satu dulu, one thing at a time. Ketika salah satunya selesai, kepuasannya bisa lebih dirasakan.

Seperti slogan NIKE, JUST DO IT.
Kerjakan saja. Limit your distractions and take the next step!

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.