Kedipan mata

ku memang mengedipkan mata. Iya.
tapi hanya untuk menyapanya. Sehari sebelumnya, dia menraktirku lotek. Jadi, aku berkedip hanya untuk menyapa.

Kenapa mengedipkan mata? habisnya sedang diajak ngomong temenku yang lain si…
ga enak kalo motong hanya untuk menyapa orang lain. mana yang ngajak ngomong lebih tua lagi.

ternyata, teman yang sedang mengajakku berbicara marah.
kupikir, setelah meminta maaf masalah akan selesai. tetapi ternyata, seminggu aku didiamkan.
aku sedih banget…

bahkan, ketika ada acara..
dia kerepotan membawa snack..
aku berharap dia menelponku..
tapi ternyata tidak…
aku berharap semalaman itu dia akan bercerita denganku..
tapi ternyata tidak..

dia malah bercerita dengan orang yang dia sengat benci…
aku sedih banget..
hatiku hancur…
dia adalah satu satunya alasan aku meninggalkan mimpiku..

saking sedihnya aku menangis di tangga luar…
aku cuman bisa mengadu.. aku bilang ke Tuhan.. aku mau nurut..
kemanapun Tuhan inginkan aku pergi.

iya. sungguh.
aku paling ga suka didiamkan..
dan gara gara kedipan mata yang disalah persepsikan.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.